Umat Islam melaksanakan ibadah puasa selama sebulah penuh dengan menahan lapar dan dahaga dari mulai terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Puasa merupakan kewajiban umat muslim dalam menjalankan kepercayaannya. Namun seiring kemajuan teknologi ternyata berpuasa mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan dapat dibuktikan secara sains.
Salah satu
manfaat puasa dapat menurunkan berat badan. Selama puasa tubuh tidak
mendapatkan asupan makanan dan minuman, sehingga tubuh mengolah energi dari
berbagai sumber. Normalnya energi dihasilkan dari glukosa tetapi selama puasa
energi justru dihasilkan dari cadangan lemak di dalam tubuh. Hal ini mengakibatkan
metabolisme berubah. Hasilnya, lemak tubuh jadi berkurang. Manfaat ini sering
dijadikan sebagai metode diet atau disebut juga puasa intermiten.
Beberapa penelitian terbaru yang termuat di Journal of American Heart Association menemukan fakta bahwa puasa selama Ramadhan bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah, berat badan, dan kadar lemak tubuh. Proses metabolisme cadangan lemak (keton) diubah menjadi energi dinamakan ketogenesis. Proses ini memiliki banyak manfaat di antaranya menekan peradangan, meningkatkan respon tubuh terhadap stres, memperbaiki tekanan darah dan menurunkan berat badan, fungsi organ dalam menjadi semakin baik seperti fungsi ginjal, hati dan lainnya.
Selain manfaat tersebut, puasa bermanfaat bagi hormon pertumbuhan terutama dapat meningkatkan hormon pertumbuhan kekuatan otot. Puasa juga dapat mencegah kanker, dengan cara membantu sel tubuh membersihkan diri melalui proses yang disebut autofagi. Pada saat berbuka sebaiknya tidak makan berlebihan dan tetap memperhatikan gizi seimbang agar manfaat puasa menjadi lebih optimal. (tika/promkes)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar