Jumat, 08 September 2023

Apakah ada resistensi kuman kusta terhadap antibiotik?

Dalam pengobatan penyakit Tuberkulosis ada istilah TB RO (Resisten Obat). Bagaimana dengan kusta? Beberapa kasus kusta terjadi relaps/kambuh, masuk kembali dan ganti tipe. Kabupaten Tegal sendiri belum pernah menjumpai kasus relaps yang setelah pengobatan 24 bulan terbukti indeks morfologinya masih positif. Untuk memastikan adanya resistensi kuman kusta terhadap obat MDT (Multi Drug Therapy) kusta, maka perlu adanya sebuah penelitian.

Bulan September ini, BBTKLPP (Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit) Yogyakarya akan mengadakan sebuah survey sentinel kusta di Tegal. Agendanya adalah mengumpulkan sampel kuman dari penderita kusta yang akan diteliti resistensinya terhadap obat MDT yang selama ini digunakan untuk terapi kusta. Penasaran dengan hasilnya ya, semoga tidak menambah masalah baru bagi program kusta. (bjm/epid)    



Selasa, 05 September 2023

Penilaian eradikasi frambusia oleh tim Pusat

Hari ini, Rabu 6 September 2023 adalah penentuan final apakah Tegal akan mendapatkan sertifikat bebas frambusia atau tidak. Penilaian eradikasi frambusia dilaksanakan di ruang rapat bupati Tegal pukul 13.00 WIB, diikuti semua perwakilan puskesmas. Dilanjutkan agenda kunjungan ke puskesmas sampel yaitu puskesmas Pagiyanten. Tim pusat yang akan menilai terdiri dari Tim NTD Kemenkes RI, tim PAEI, dan PERDOSKI. Agenda penilaian adalah pemaparan materi eradikasi frambusia kabupaten Tegal dan wawancara uji kompetensi.


Senin, 04 September 2023

Tips Bagi Nakes Yang Mau Kuliah Lagi


Hai, Nakes. Ayo kuliah lagi untuk meningkatkan kapabilitas Sumber Daya Manusia. Berikut ini tips untuk Anda yang mau kuliah lagi: 

1. Pilih kampus dan jurusan kuliah yang sesuai dengan kebutuhan, keinginan, aturan linearitas kepegawaian/instansi, budget.

2. Dukungan keluarga. Ingat, kuliah menyita waktu dan fokus. Berat sekali kuliah tidak didukung keluarga.

3. Segeralah lulus. Jangan lama-lama apalagi karena malas, kecuali memang karyamu mengharuskanmu lama selesai. Idealis boleh tapi tetap harus terukur dan terencana. Pastikan resourcesmu mendukungmu jika mau idealis demikian. Dan buktikan molornya waktu akan terbayar lunas dengan prestasi akademis dan kualitas karya tulis yang berbobot.

4. Esensi kuliah adalah meningkatkan ilmu, kapabilitas, cara berpikir empiris, taktis, sistematis, memperluas network, soft skill seperti kepemimpinan dan kerja sama. Sedangkan gelar, ijazah, sertifikat kompetensi adalah bonus.

5. Buktikan bahwa setelah lulus kamu benar-benar naik level. Lebih solutif, siap diberi tugas lebih berat secara kualitas, lebih manfaat bagi sesama, perubahan yang sangat signifikan dalam kemampuan intelektual. Jika selesai wisuda kok gak ada perubahan pada dirimu, ini pasti ada yang salah dengan kuliahmu. (bjm/epid)

Rabu, 23 Agustus 2023

Konsistensi Menulis

Almarhum dr. Bimo Bayuadji adalah salah satu tokoh inspirasi bagaimana seorang tenaga kesehatan yang suka menulis. Bagaimana tidak, beliau dokter sekaligus berprofesi sebagai wartawan resmi. Tulisannya banyak dimuat di berbagai media, terutama Suara Merdeka, baik berita, artikel populer, maupun opini. 


Dunia menulis sangatlah eksklusif, apalagi di bidang kesehatan. Barrier for entry-nya banyak dan selektif sehingga tidak semua orang mampu menjadi penulis yang konsisten. Namun penghalang terbesar untuk menjadi penulis yang konsisten ada pada diri sendiri. Kebanyakan orang berhenti menekuni bidang menulis karena beberapa hal:

1. Motif, tidak adanya alasan kuat mengapa harus menjadi penulis.
2. Tidak mampu mempertahankan daya juang menjadi penulis, belajar, berproses.
3. Tidak mampu melakukan manajemen waktu personal.
4. Tidak memiliki circle yang memberikan supporting system untuk terus semangat.
5. Mentality, mudah putus asa saat menghadapi target menulis, kesulitan, penolakan karya, revisi.
6. Tidak menemukan manfaat besar menulis bagi pengembangan dirinya, organisasinya, karirnya, orang lain. 

Jumat, 18 Agustus 2023

Manfaat Lomba 17-an untuk Tumbuh Kembang Anak

Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sudah semarak bahkan di semua tingkatan usia sejak awal bulan Agustus. Bagi orang tua khususnya di lingkungan rumah pasti sudah disibukkan dengan memasang bendera dan umbul-umbul serta kerja bakti membersihkan dan memperindah lingkungan rumahnya.


Sedangkan bagi anak-anak, momentum perlombaan di bulan Agustus merupakan momen yang selalu dinantikan. Tak hanya seru dan menyenangkan ternyata mengikuti lomba-lomba ini memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Di seluruh penjuru Indonesia menyelenggarakan perlombaan untuk memeriahkan suasana kemerdekaan. Ini merupakan saat yang tepat bagi orang tua untuk mengenalkan anak dengan kegiatan perlombaan agar anak bermain di luar rumah mengingat di jaman sekarang ini anak cenderung lebih sering bermain di dalam rumah bersama gadget.

Manfaat mengikuti perlombaan bagi anak-anak seperti balap karung atau tarik tambang yaitu sebagai momen olahraga anak, lomba-lomba dapat menjadi sarana anak untuk melatih kebugaran tubuh dan dengan merasakan senang pada aktivitas 17-an ini diharapkan anak akan lebih mudah diajak olahraga di kemudian hari.

Beragam lomba 17-an seperti memasukkan pensil ke dalam botol atau membawa kelereng menggunakan sendok dapat membantu anak menstimulasi kecerdasan serta koordinasi motorik mata, tangan, dan kaki sehingga akan cepat memiliki kecerdasan yang optimal.

Melalui kegiatan perlombaan juga dapat belajar bekerja sama pada lomba yang menuntut kerja sama seperti tarik tambang ataupun estafet. Anak akan dilatih bekerja sama dengan teman lain serta membantu belajar cara berkomunikasi dan bergaul dengan orang lain.

Lomba-lomba 17-an selain untuk membakar semangat juga banyak memiliki manfaat bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Yuk jadikan peringatan kemerdekaan ini sebagai awal tekad memulai hidup sehat. (estu/promkes)

Selasa, 15 Agustus 2023

Digitalisasi Data

Dewasa ini istilah digitalisasi bukan lagi hal yang asing bagi kita. Digitalisasi sudah merambah hampir ke semua ranah kehidupan. Salah satunya adalah digitalisasi data terutama mengenai data pribadi kita. Bagi saya pribadi, digitalisasi data bagaikan dua mata pisau yang memiliki sisi untung dan rugi.


Keuntungan digitalisasi data yang akan saya paparkan di sini berdasarkan pengalaman yang pernah saya rasakan sendiri. Akhir pekan lalu, kami sekeluarga sedang bertandang ke rumah sanak saudara yang berada di luar kota. Qadarullah, selama dalam perjalanan kondisi kesehatan anak menurun, sampai pada akhirnya harus dilarikan ke UGD rumah sakit terdekat. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter memutuskan agar anak saya harus menjalani rawat inap di rumah sakit tersebut. Tentu saja, ini adalah kondisi di luar perencanaan liburan kita, bahkan membayangkannya pun tidak pernah sama sekali.

Kondisi seperti itulah yang menyadarkan ternyata penting sekali kita memiliki digitalisasi data yang terorganisir dengan baik. Pasalnya, saat itu untuk keperluan rawat inap, pihak rumah sakit memerlukan data kartu BPJS Kesehatan, dan saya tidak membawa kartu tersebut. Alhamdulillah, benar memang, bersama kesulitan selalu ada kemudahan, ternyata masih tersimpan rapi data mengenai kartu keluarga (KK) dalam bentuk softcopy.

Melalui KK tersebut akhirnya berhasil melacak nomor kartu BPJS Kesehatan tentu saja dengan bantuan petugas kesehatan di rumah sakit yang ramah dan sigap melayani. Alhamdulillah akhirnya, perawatan dapat menggunakan fasilitas BPJS Kesehatan, sehingga ramah di kantong.

Seperti yang saya sampaikan di awal tulisan ini, ada kerugian dari digitalisasi data yang harus kita antisipasi sebelumnya, yaitu mengenai keamanan data digital kita. Kita harus berupaya agar data digital pribadi kita tersimpan dengan rapi supaya tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Semoga sekilas pengalaman yang saya ceritakan ini dapat menjadi pelajaran yang bermanfaat bagi para pembaca yang budiman mengenai digitalisasi data pribadi. (eas/iakmi)

Melalui tulisan ini saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua keluarga dan juga seluruh petugas kesehatan di Rumah Sakit Rizki Amalia Medika Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Yogyakarta yang telah membantu semua proses perawatan anak saya hingga akhirnya bisa sehat kembali. Semoga Allah swt. membalas dengan kebaikan yang berlipat.

Jumat, 11 Agustus 2023

IMUNISASI HPV (HUMAN PAPILLOMA VIRUS)

Semakin berkembangnya ilmu penelitian dan pengetahuan maka semakin banyak jenis vaksin baru yang ditemukan seperti Vaksin HPV.  Vaksin HPV akan diberikan pada bulan Agustus dan November pada kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah atau yang sering dikenal dengan BIAS.  HPV diberikan pada anak perempuan, dosis 1 diberikan pada siswi kelas 5 dan dosis ke-2 diberikan pada siswi kelas 6.


Vaksin HPV adalah vaksin yang digunakan untuk melindungi tubuh dari infeksi human papillomavirusHPV adalah virus yang dapat menyebabkan infeksi kulit, termasuk kutil kelamin. Virus ini dapat menular melalui kontak langsung dengan kulit penderita, terutama ketika berhubungan seksual. Virus HPV juga dapat menyebabkan beberapa jenis kanker di bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, amandel, dan di organ kelamin, seperti kanker serviks, vulva, vagina, penis, dan anus.


Vaksin HPV masuk ke dalam program imunisasi dasar lengkap. Meski tidak dapat mengobati infeksi virus HPV, vaksinasi ini sangat bermanfaat untuk mencegah dan menurunkan jumlah kasus kanker genital, terutama Kanker Serviks. (siwi /epid)